Monday, 7 September 2026
kontak@karodaily.id
FokusKaro Raya

Pemkab Karo Pererat Sinergi Pers, Paparkan Perkembangan Pemulangan Pengungsi Sinabung

 

KARODAILY.id, Kabanjahe – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo mempererat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan ramah tamah yang digelar di Aula Rakoetta Brahmana, Kabanjahe, Senin (7/9/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat komunikasi publik sekaligus menyampaikan perkembangan terbaru penanganan erupsi Gunung Sinabung.

Kegiatan dihadiri Bupati Karo Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, S.P., Staf Ahli Frans Leonardus Surbakti, Asisten Mulianta Tarigan, Kepala Dinas Kominfo Karo Hesti Maria Br Tarigan, serta Kepala BKPSDM Karo Kalsium Sitepu.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karo Antonius Ginting menyampaikan apresiasi terhadap peran insan pers dalam mengawal pembangunan sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat. Menurutnya, kolaborasi pemerintah dan media sangat penting, khususnya dalam situasi kebencanaan yang membutuhkan informasi cepat, akurat dan tidak menimbulkan kepanikan.

“Melalui silaturahmi ini kita tingkatkan koordinasi dan sinergi. Media adalah penyambung aspirasi warga sekaligus benteng informasi valid agar masyarakat tidak panik oleh isu tidak benar,” ujar Antonius.

Bupati juga memaparkan perkembangan aktivitas Gunung Sinabung yang hingga saat ini masih berada pada Level III (Siaga). Berdasarkan evaluasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), terdapat perkembangan aktivitas yang menjadi dasar penyesuaian zona rekomendasi.

Radius sektoral yang sebelumnya mencakup wilayah selatan-tenggara sejauh 6 kilometer dari puncak kemudian disesuaikan menjadi 5 kilometer. Sementara itu, radius 3 kilometer dari puncak Gunung Sinabung tetap menjadi zona yang harus dihindari sesuai rekomendasi PVMBG.

Perubahan tersebut berdampak pada status pengungsian warga Desa Kuta Tengah. Pemkab Karo mulai memulangkan warga yang sebelumnya berada di Posko Los Desa Sukatepu untuk kembali ke rumah masing-masing pada Senin (7/9/2026) pagi.

Dalam proses penanganan pengungsi, Pemkab Karo memastikan kebutuhan kelompok rentan tetap menjadi perhatian. Di antaranya balita, lansia, ibu hamil dan ibu menyusui yang selama berada di lokasi pengungsian mendapatkan pemenuhan kebutuhan dasar dan layanan kesehatan.

Kebutuhan logistik, makanan bergizi tiga kali sehari, perlengkapan bagi kelompok rentan serta pelayanan kesehatan dari jajaran perangkat daerah terus dilakukan selama masa tanggap darurat.

Meski sebagian warga telah diperbolehkan kembali, Pemkab Karo tetap menyiagakan fasilitas penanganan darurat dan tenaga medis sebagai langkah antisipasi apabila terjadi perubahan aktivitas Gunung Sinabung.

Antonius juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut membantu penanganan masyarakat terdampak, mulai dari unsur TNI dan Polri, BUMN, BUMD, dunia usaha, organisasi masyarakat hingga para donatur.

Bantuan yang disalurkan selama masa pengungsian antara lain berupa bahan pangan, perlengkapan bayi, obat-obatan serta sarana pendukung kegiatan belajar anak-anak.

Bupati berharap sinergi antara pemerintah daerah dan media dapat terus diperkuat, terutama dalam menyampaikan informasi kebencanaan yang edukatif, objektif dan bersumber dari pihak berwenang.

“Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Kita berharap pemberitaan yang disampaikan dapat memberikan edukasi sekaligus membantu pemerintah mengetahui aspirasi dan kondisi masyarakat di lapangan,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh insan pers bersama-sama menjaga situasi Kabupaten Karo tetap kondusif dengan mengedepankan informasi yang akurat serta semangat Arih Ersada dalam menghadapi setiap tantangan kebencanaan.(karodaily/nanang)

 

 

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.