
KARODAILY.id, Lau Baleng – Kesigapan menghadapi bencana kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Karo melalui penanganan cepat dampak banjir yang melanda Kecamatan Lau Baleng. Hujan dengan intensitas tinggi pada malam sebelumnya menyebabkan material lumpur dan sampah mengotori badan jalan serta sejumlah lingkungan permukiman warga, Sabtu (31/10/2026).

Begitu kondisi memungkinkan, Pemerintah Kabupaten Karo langsung berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait untuk melakukan penanganan pascabanjir. Langkah cepat ini dilakukan guna memulihkan kondisi lingkungan, memastikan akses jalan kembali dapat dilalui, serta membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
Di bawah kepemimpinan Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., penanganan dampak banjir dilakukan melalui kegiatan gotong royong yang melibatkan unsur pemerintah, TNI, DPRD, petugas pemadam kebakaran, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.
Kegiatan pembersihan yang dilaksanakan pada pagi hari tersebut melibatkan pihak Kecamatan Lau Baleng, Pemerintah Desa Lau Baleng, anggota DPRD Kabupaten Karo Dharma E Situmorang, personel Brigif dan Yon TP/GM, serta petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Karo.
Seluruh unsur yang terlibat bahu-membahu membersihkan material lumpur dan sampah yang terbawa arus banjir. Dengan semangat gotong royong, pembersihan difokuskan pada badan jalan dan lingkungan permukiman yang terdampak agar kondisi wilayah berangsur pulih.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam penanganan bencana, mengingat dampak banjir tidak hanya menyebabkan lingkungan kotor, tetapi juga berpotensi mengganggu mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian apabila tidak segera ditangani.
Berdasarkan laporan kondisi di lapangan, genangan air telah surut dan aktivitas masyarakat secara bertahap mulai kembali normal. Meski demikian, koordinasi antarunsur terkait tetap dilakukan untuk memastikan dampak banjir tertangani dengan baik serta kondisi lingkungan tetap aman dan kondusif.
Kesigapan tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi situasi darurat. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri, tetapi membutuhkan dukungan TNI, DPRD, petugas teknis, pemerintah desa, dan partisipasi aktif masyarakat agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat dan efektif.
Pemerintah Kabupaten Karo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong. Kebersamaan tersebut dinilai menjadi wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menghadapi bencana serta mempercepat pemulihan wilayah terdampak.
Selain penanganan pascabanjir, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. Warga diminta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar dan segera melaporkan kepada pemerintah desa maupun pihak berwenang apabila menemukan situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Melalui penanganan cepat, koordinasi lintas sektor, dan semangat gotong royong, Pemerintah Kabupaten Karo terus mendorong penguatan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Upaya tersebut diharapkan tidak hanya mempercepat pemulihan setelah bencana terjadi, tetapi juga meningkatkan kesadaran dan kesiapan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di kemudian hari.(karodaily/rill).








