Bupati Karo Tancap Gas! Business Matching KAD Didorong Percepat Pasar Hortikultura di Kalimantan

KARODAILY.id, Kabanjahe – Bupati Karo, Antonius Ginting terus menunjukkan keseriusannya memperluas akses pasar baru hortikultura Kabupaten Karo. Salah satu langkah cepat yang kini dikawal langsung adalah tindak lanjut kerja sama antar daerah (KAD) sektor hortikultura antara Pemerintah Kabupaten Karo dan Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Bupati Antonius Ginting menargetkan dalam waktu yang tidak terlalu lama komoditas hortikultura unggulan Karo sudah hadir dan dapat dinikmati konsumen di Palangka Raya. Komitmen tersebut terlihat saat Bupati Karo hadir langsung di kegiatan Business Matching dan Site Visit KAD yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting di Ruang Karo Command Center (KCC), Kantor Bupati Karo, Rabu (6/5/2026).
“Yang kita inginkan bagaimana hasil bumi Karo benar-benar masuk ke pasar Palangka Raya dan memberi dampak ekonomi bagi petani,” tegas Antonius Ginting dalam pertemuan tersebut.
Pertemuan yang difasilitasi Bank Indonesia itu dipandang sebagai langkah strategis untuk mempercepat realisasi perdagangan antardaerah dan membuka jalur distribusi baru bagi hasil bumi Kabupaten Karo.
Dalam kegiatan itu, Antonius Ginting didampingi Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku usaha hortikultura, gabungan kelompok tani (Gapoktan), serta perwakilan Bank Indonesia dan Pemerintah Kota Palangka Raya.
Keterlibatan langsung pelaku usaha, pedagang besar, dan kelompok tani dalam Business Matching juga dinilai penting untuk memastikan rantai distribusi berjalan efektif dan berkelanjutan.
Menurut Bupati Antonius Ginting, kerja sama antar daerah tersebut tidak boleh berhenti pada tahap penandatanganan nota kesepahaman semata, tetapi harus segera diwujudkan melalui transaksi perdagangan yang nyata dan berkelanjutan.
“Kerja sama ini menjadi langkah konkret untuk memastikan petani Karo memiliki akses pasar yang lebih luas di Kalimantan, sementara masyarakat Palangka Raya memperoleh pasokan pangan berkualitas dengan harga yang stabil,” ujar Antonius Ginting.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Karo ingin memastikan komoditas hortikultura unggulan daerah mampu menjangkau pasar yang lebih luas sehingga hasil pertanian petani memiliki kepastian penyerapan dan nilai jual yang lebih baik.

“Kita ingin petani tidak lagi bingung soal pasar. Produksi ada, kualitas bagus, maka tugas pemerintah adalah membuka akses distribusi dan mempertemukan dengan daerah yang membutuhkan,” tambahnya.
Bupati Karo menilai peluang pasar hortikultura di Kalimantan Tengah sangat potensial. Karena itu, Pemkab Karo bergerak cepat agar kerja sama tersebut segera masuk ke tahap distribusi komoditas dan transaksi perdagangan.
“Kalau distribusi ini berjalan baik, maka petani akan mendapatkan kepastian pasar dan harga yang lebih stabil. Ini yang sedang kita kawal bersama,” katanya.
Selain Business Matching, Pemkab Karo dan Pemkot Palangka Raya juga telah menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Aula Rakutta Brahmana Kantor Bupati Karo sebagai langkah lanjutan memperkuat implementasi kerja sama perdagangan antar daerah.
FGD tersebut mempertemukan pelaku usaha hortikultura, perangkat daerah, dan perwakilan Bank Indonesia guna membahas kesiapan distribusi, kontinuitas pasokan, hingga penguatan rantai pasok komoditas unggulan antarwilayah.
Langkah cepat Bupati Karo dalam mengawal tindak lanjut KAD ini juga merupakan lanjutan dari kunjungan Pemerintah Kota Palangka Raya ke Kabupaten Karo pada akhir April lalu. Dalam kunjungan tersebut, rombongan yang dipimpin Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini meninjau langsung sentra produksi dan fasilitas pascapanen hortikultura di Kecamatan Tiga Panah.
Melalui percepatan implementasi kerja sama antar daerah ini, Pemerintah Kabupaten Karo berharap akses pasar hortikultura semakin terbuka luas, distribusi pangan lebih efisien, dan kesejahteraan petani meningkat melalui kepastian pasar yang berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karo Sarjana Purba, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Caprilus Barus, serta Kepala Dinas Pertanian Michael Purba.(karodaily/nanang).









