Coaching clinic dalam Festival Sepak Bola U- 15 KARODAILY.id 26 di Stadion Samura Kabanjahe
KARODAILY.id, Kabanjahe – Festival Sepak Bola U-15 KARODAILY.ID 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi pesepak bola muda, tetapi juga menghadirkan kegiatan pembinaan melalui coaching clinic yang dipandu mantan pemain PSMS Medan, Abdurrahman Marasabessy, di Stadion Samura, Kabanjahe, Sabtu (27/6/2026).
Dalam coaching clinic tersebut, Abdurrahman Marasabessy memberikan edukasi kepada seluruh peserta mengenai teknik dasar sepak bola, organisasi permainan, serta pentingnya disiplin dan kerja sama tim sebagai bekal dalam pembinaan pemain usia dini.
“Coaching clinic seperti ini harus rutin dilakukan. Ini terobosan bagus yang dilakukan di Karo. Saya siap membantu pengembangan sepak bola usia dini Karo ke depannya,” ujar mantan pemain PSM Makassar dan Medan Jaya tersebut.
Festival Sepak Bola U-15 KARODAILY.ID 2026 diikuti 12 Sekolah Sepak Bola (SSB) yang berasal dari Kabupaten Karo, Kabupaten Dairi, dan Kota Medan, yakni Lau Groning, Singalor Lau, Putra Berastagi, Batu Karang, Mabar Putra, Putra Kalang Dairi, Empat Bersaudara, Kabanjahe United, Kanugas, Buluh Naman, Tibi Junior, dan Sinar Muda Dairi.
Usai seluruh pertandingan penyisihan grup selesai digelar, delapan tim berhasil memastikan tiket ke babak perempat final yang menggunakan sistem gugur.
Jadwal Babak Perempat Final Festival Sepak Bola U-15 KARODAILY.ID 2026:
08.00 WIB: Sinar Muda Dairi vs Kabanjahe United
08.45 WIB: Empat Bersaudara vs Tibi Junior
09.30 WIB: Batu Karang vs Putra Berastagi
10.15 WIB: Singalor Lau vs Mabar Putra
Festival yang merupakan bagian dari Calendar of Event (COE) Kabupaten Karo ini mengusung konsep sport tourism. Selain menjadi wadah pembinaan talenta muda, kegiatan ini juga diharapkan mampu menggerakkan sektor pariwisata dan perekonomian daerah melalui kunjungan atlet, ofisial, serta keluarga peserta.
Ketua Panitia, Nanang Sugih Suroso, mengatakan Festival Sepak Bola U-15 KARODAILY.ID 2026 diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat pembinaan sepak bola usia dini sekaligus mengangkat Kabupaten Karo sebagai destinasi wisata olahraga di Sumatera Utara.
“Melalui konsep sport tourism, kami berharap festival ini tidak hanya melahirkan bibit-bibit pesepak bola berbakat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah,” ujarnya.(karodaily).