Friday, 17 July 2026
kontak@karodaily.id
FokusKaro Raya

Bupati Karo Luncurkan SADA SAPO Berbasis AI, Satukan Data dan Layanan Publik dalam Satu Platform

Bupati Karo Antonius Ginting resmi luncurkan Platform Aplikasi berbasis AI Sada Sapo di Pekan Raya Sumatera Utara.(ist)

KARODAILY.id, Medan – Pemerintah Kabupaten Karo resmi meluncurkan SADA SAPO (Satu Data Satu Platform), sebuah sistem pemerintahan digital berbasis Artificial Intelligence (AI) yang mengintegrasikan data dan pelayanan publik dalam satu platform. Inovasi ini diharapkan menjadi fondasi baru dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Peluncuran SADA SAPO dilakukan Bupati Karo Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., di Rumah Keong, Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Medan, Kamis malam (16/7), didampingi Wakil Bupati Komando Tarigan, SP, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Karo.

Peresmian turut dihadiri Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, Anggota DPD RI , Badikenita Br Sitepu, Anggota DPRD Sumut, Sumihar Sagala, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Antonius Ginting mengatakan kehadiran SADA SAPO yang dikelola Dinas Kominfo Kabupaten Kato menjadi solusi atas persoalan data pemerintahan yang selama ini tersebar di berbagai aplikasi dan belum terintegrasi.

“Selama ini data tersebar dalam berbagai aplikasi yang berjalan sendiri-sendiri. Hari ini ketidakpastian itu kita akhiri. Kita memulai standar baru melalui revolusi integrasi data,” ujar Antonius sebagaimana dilansir ANTARA.

Ia menjelaskan, SADA SAPO mengusung konsep Satu Data, Satu Platform, sehingga seluruh perangkat daerah menggunakan basis data yang sama dan saling terhubung. Sistem tersebut menerapkan prinsip satu Nomor Induk Kependudukan (NIK), satu keluarga, satu data, sehingga pelayanan publik menjadi lebih cepat, akurat, efisien, sekaligus meminimalkan duplikasi data.

Menurut Antonius, pemanfaatan teknologi AI dalam SADA SAPO juga akan mempercepat analisis data, mendukung penyusunan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy), serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pengunjung di Panggung Keong PRSU.(ist)

“Transformasi digital bukan sekadar menghadirkan aplikasi baru, tetapi mengubah cara kerja birokrasi agar lebih modern, transparan, adaptif, dan berorientasi pada masyarakat. Teknologi harus menjadi alat untuk mendekatkan pemerintah kepada masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan implementasi SADA SAPO sangat bergantung pada kolaborasi seluruh perangkat daerah dalam membangun ekosistem data yang terintegrasi demi mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih efektif.

Usai peluncuran SADA SAPO, Pemerintah Kabupaten Karo menggelar Malam Budaya Karo yang menampilkan berbagai pertunjukan seni dan budaya khas Tanah Karo.

Menurut Antonius, kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi ajang mempererat silaturahmi masyarakat Karo dari berbagai daerah sekaligus memperkuat kecintaan terhadap warisan budaya.

“Malam Budaya Karo menjadi ruang pertemuan masyarakat Karo dari berbagai daerah. Ini momentum memperkuat rasa cinta terhadap budaya yang diwariskan para leluhur sekaligus membangun kebersamaan,” ujarnya.

Ia menegaskan, budaya merupakan identitas dan kekuatan masyarakat Karo yang harus terus dijaga serta diwariskan kepada generasi muda di tengah perkembangan zaman.

Peluncuran SADA SAPO yang dipadukan dengan Malam Budaya Karo menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Karo dalam membangun pemerintahan yang modern melalui transformasi digital tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya sebagai fondasi pembangunan daerah. (karodaily).

 

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.