Bupati Karo Antonius Ginting dan para investor di kawasan Sipiso piso dan sekitarnya.(ist)
KARODAILY.id, Sipiso-piso – Pemerintah Kabupaten Karo terus memperkuat promosi pariwisata dan membuka peluang investasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Upaya tersebut ditunjukkan melalui kunjungan para investor dan perwakilan Full Gospel Business Men’s Fellowship International (FGBMFI) ke Kabupaten Karo, Sabtu (13/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., mengajak rombongan menikmati panorama Air Terjun Sipiso-piso, salah satu destinasi unggulan yang menjadi ikon pariwisata Kabupaten Karo dan kawasan Danau Toba.
Dari lokasi wisata tersebut, para tamu disuguhi pemandangan air terjun setinggi sekitar 120 meter dengan latar keindahan Danau Toba yang menjadi daya tarik wisata kelas dunia.
Bupati Antonius Ginting menjelaskan bahwa Kabupaten Karo memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata unggulan karena didukung kekayaan alam, budaya, pertanian, serta posisi geografis yang strategis di kawasan penyangga Danau Toba.
“Selain menikmati keindahan alam yang kami miliki, kami berharap kunjungan ini dapat membuka peluang kerja sama dan investasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Bupati.
Menurutnya, Kabupaten Karo berada di antara kawasan Metropolitan Mebidangro dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba, sehingga memiliki peran penting sebagai gerbang wisata Sumatera Utara.
Tidak hanya mengandalkan wisata alam, Pemerintah Kabupaten Karo juga tengah mengembangkan konsep wellness tourism dan medical tourism sebagai bagian dari diversifikasi produk wisata daerah.
Konsep wisata kesehatan tersebut didukung oleh berbagai potensi lokal, seperti tradisi pengobatan khas Karo melalui minyak Karo, terapi uap rempah atau oukup, aneka tanaman herbal pegunungan, serta lingkungan alam yang sejuk dan menenangkan.
Bupati menilai tren wisata global saat ini semakin mengarah pada pengalaman yang mendukung kesehatan fisik dan mental, sehingga Kabupaten Karo memiliki peluang besar untuk menjadi destinasi wisata kesehatan bertaraf nasional maupun internasional.
“Wisata kesehatan bukan sekadar tren, tetapi menjadi kebutuhan masyarakat modern. Kabupaten Karo memiliki keunggulan yang tidak dimiliki banyak daerah lain,” ungkapnya.
Untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata, Pemkab Karo membuka peluang investasi di berbagai bidang, antara lain pembangunan resort berbasis wellness, pusat terapi kesehatan tradisional, hilirisasi produk herbal dan rempah-rempah, restoran dan kuliner sehat, hingga pengembangan UMKM berbasis digital.
Selain itu, peluang investasi juga terbuka pada sektor agrowisata, ekonomi kreatif, dan pengembangan destinasi wisata alam serta budaya yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Karo.
Sebelumnya, Bupati Karo juga mempromosikan potensi daerah dalam kegiatan National Airlift to Regional Sumbagut Outreach Dinner Meeting yang diselenggarakan FGBMFI di Medan, Jumat (12/6/2026). Forum tersebut menjadi ajang memperkenalkan potensi investasi Kabupaten Karo kepada pelaku usaha dan investor dari berbagai daerah.
Pemerintah Kabupaten Karo terus berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui penyederhanaan perizinan, peningkatan pelayanan publik, serta pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata yang berkelanjutan.
Dengan kekayaan alam, budaya, dan potensi wisata kesehatan yang dimiliki, Kabupaten Karo optimistis dapat berkembang menjadi destinasi unggulan yang menawarkan pengalaman wisata alam, budaya, dan kesehatan dalam satu kawasan terpadu. (karodaily/nanang).