Felicia Milala, siswa penerima beasiswa ke sekolah unggulan di SMA Unggul BKN mulai menunjukkan kemampuan dan prestasi.(ist)
KARODAILY.id, Karo — Setiap perubahan besar selalu dimulai dari satu langkah kecil. Di Kabupaten Karo, langkah itu kini mulai terlihat—perlahan namun pasti—melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang terus digenjot Bupati Karo Brigjen (Pol) Dr.dr Antonius Ginting,Sp.OG.M.Kes.
Bagi sebagian orang, program hanyalah kebijakan. Namun tidak buat Harlin Br. Sinuraya, seorang ibu sederhana di Tanah Karo, program ini menjadi titik terang yang membuka jalan masa depan anaknya.
Dengan penuh harap, Harlin mengenang momen ketika kesempatan itu datang. Ia mengaku tak pernah benar-benar berani membayangkan putrinya, Felicia Aurelia Br. Sembiring Milala, bisa bersekolah di lembaga pendidikan unggulan.
“Jujur, kami tidak mampu,” ucapnya pelan sebagaimana narasi yang dilansir akun media sosial Dinas Kominfo Karo.
Keterbatasan ekonomi sempat membuat mimpi itu terasa jauh. Namun segalanya mulai berubah ketika program CSR dari Pemerintah Kabupaten Karo hadir sebagai jembatan—memberi kesempatan bagi Felicia untuk mencoba dan melangkah.
Felicia kemudian mengikuti proses seleksi dan berhasil diterima di SMA Unggul Bina Kasih Nusantara Medan, sebuah sekolah yang sebelumnya hanya bisa mereka pandang dari kejauhan.
“Puji Tuhan, kami sangat bersyukur. Anak kami bisa mendapatkan pendidikan yang luar biasa. Ini seperti mimpi yang jadi nyata,” ujar Harlin.
Bagi keluarganya, bantuan tersebut bukan sekadar soal biaya pendidikan. Lebih dari itu, program ini membuka peluang nyata bagi masa depan Felicia.
Perubahan pun mulai terlihat. Di lingkungan baru, Felicia menunjukkan potensi luar biasa. Dengan kerja keras dan semangat tinggi, ia berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Ia meraih medali emas Olimpiade Sains (IPA) serta medali perak dalam ajang Taekwondo Championship. Prestasi ini tidak hanya membanggakan keluarga, tetapi juga menjadi bukti bahwa kesempatan yang tepat mampu melahirkan generasi unggul.
Harlin Br Sinuraya, orang tua Felicia Br Milala.(ist)
“Anak kami sekarang bisa berprestasi. Kami benar-benar tidak menyangka,” kata Harlin dengan haru.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Karo,Brigjen (Pol) Dr.dr Antonius Ginting,Sp.OG.M.Kes, atas kebijakan yang dinilai telah membuka jalan bagi anak-anak dari keluarga sederhana.
“Kami sangat berterima kasih kepada bapak Bupati Karo (Antonius Ginting). Program ini luar biasa dan sangat membantu anak kami untuk berkembang,” ujarnya.
Kisah Felicia menjadi potret nyata bahwa program CSR yang tepat sasaran dapat memberikan dampak signifikan—tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga dalam membangun kepercayaan diri dan membuka peluang bagi generasi muda untuk bersaing di tingkat nasional.
Harlin berharap program ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak-anak Karo, khususnya dari keluarga kurang mampu.
“Semoga program ini terus menjadi jembatan bagi anak-anak untuk meraih pendidikan terbaik,” katanya penuh harap.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Karo menegaskan komitmennya untuk mengelola program CSR secara terukur, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Sektor pendidikan menjadi prioritas utama sebagai investasi jangka panjang dalam mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing.
Melalui upaya ini, Pemkab Karo tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga berupaya menekan angka putus sekolah.
Kisah Felicia menjadi bukti bahwa masa depan tidak ditentukan oleh keterbatasan, melainkan oleh kesempatan dan keberanian untuk melangkah. Dari sebuah rumah sederhana di Tanah Karo, mimpi itu kini telah menemukan jalannya.(karodaily/nanang).