
KARODAILY.id, Tanjung Barus – Kebakaran melanda permukiman warga di Desa Tanjung Barus, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Dalam peristiwa tersebut, enam unit rumah terdampak, terdiri dari dua rumah terbakar habis dan empat rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian tertentu.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp530 juta.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karo, John Karnanta Sembiring, melalui Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Kabid Damkar), Budi Mulia Tarigan, mengatakan dua rumah yang terbakar habis masing-masing milik Mahab Barus (40) dan Eder Tarigan (40).
Kedua rumah tersebut berukuran sekitar 6×12 meter. Masing-masing pemilik diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp125 juta.
Sementara itu, empat rumah lainnya mengalami kerusakan dengan tingkat berbeda. Rumah milik Netral Barus (52) mengalami kerusakan pada bagian dinding samping dengan kerugian sekitar Rp100 juta. Rumah milik Rutkita Sembiring (50) mengalami kerusakan pada bagian atap dengan kerugian sekitar Rp50 juta.
Kemudian, rumah milik Katarina br Karo (63) mengalami kerusakan pada dinding samping dengan kerugian sekitar Rp100 juta. Sedangkan rumah milik Siska br Barus (48) mengalami kerusakan pada bagian dinding dapur dengan kerugian sekitar Rp30 juta.
Menurut Budi Mulia Tarigan, laporan kebakaran diterima Pos Damkar Tiga Panah pada pukul 17.14 WIB. Petugas kemudian langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, masing-masing satu unit dari Pos Damkar Tiga Panah, satu unit dari Pos Berastagi, serta dua unit dari Pos Utama Kabanjahe. Seluruh armada diterjunkan bersama personel untuk mempercepat proses pemadaman.
“Setibanya di lokasi, api masih menyala dan langsung dilakukan tindakan pemadaman dengan bekerja sama dengan masyarakat setempat,” ujar Budi.
Api berhasil dikuasai sekitar pukul 17.51 WIB. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas kemudian melakukan proses pendinginan dan penyisiran untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Kebakaran tersebut juga menyebabkan sejumlah rumah yang sebagian berbahan kayu mengalami kerusakan hingga terbakar habis. Kondisi bangunan yang mudah terbakar turut mempercepat penyebaran api ke bangunan di sekitarnya.
Berdasarkan data sementara, keenam pemilik rumah tersebut memiliki jumlah anggota keluarga yang berbeda. Mahab Barus tercatat memiliki empat anggota keluarga, Eder Tarigan satu orang, Netral Barus tujuh orang, Rutkita Sembiring dua orang, Katarina br Karo satu orang, dan Siska br Barus empat orang.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan pendataan lebih lanjut oleh pihak terkait. Dokumen atau surat-surat penting yang ikut terbakar pada dua rumah yang terbakar habis juga masih dalam pendataan.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karo, Dapat Kita Sinulingga, saat dikonfirmasi wartawan terkait bantuan bagi para korban mengatakan pihaknya akan segera mempersiapkannya.
“Bantuan akan kami persiapkan,” ujar Dapat Kita Sinulingga singkat.
Pihak terkait masih melakukan pendataan terhadap para korban serta kerusakan yang ditimbulkan akibat kebakaran tersebut. (karodaily/nanang)








