Thursday, 11 June 2026
kontak@karodaily.id
FokusKaro Raya

Bupati Karo Temui Menko Pangan, Bawa Tiga Misi Besar untuk Pertanian, Pariwisata dan Lingkungan

KARODAILY.id
Ditemani segelas kopi, Bupati Karo Antonius Ginting (kanan) mengajukan berbagai kebutuhan daerah kepada Menko Pangan Zulkifli Hasan.(ist)

KARODAILY.id, Jakarta – Demi membawa Kabupaten Karo melompat lebih maju, Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, terus menggeber diplomasi pembangunan hingga ke tingkat nasional. Teranyar, Rabu (10/6/2026), Bupati Karo melakukan audiensi dengan Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, guna mengamankan dukungan strategis bagi penguatan sektor pangan, pengembangan pariwisata, dan peningkatan kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Karo.

Kedatangan rombongan Pemerintah Kabupaten Karo di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI, Jakarta,disambut langsung oleh Menko Pangan Zulkifli Hasan. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Karo didampingi Kepala Bappedalitbang Kabupaten Karo, Abel Tarwai Tarigan, S.Sos., M.A., M.T., serta Kabid Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappedalitbang Kabupaten Karo, Henry Sharon Sitepu, S.E.

Pada kesempatan itu, Bupati Karo menyerahkan tiga proposal prioritas yang dinilai sangat penting untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Karo, khususnya pada sektor pertanian, pariwisata, dan pengelolaan lingkungan hidup.

Proposal pertama berkaitan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Sebagai salah satu sentra pertanian utama di Sumatera Utara, Kabupaten Karo memiliki peran strategis dalam menopang pasokan pangan regional maupun nasional.

Pemerintah Kabupaten Karo diketahui mengajukan berbagai program yang bersifat komprehensif, mulai dari peningkatan produktivitas lahan pertanian, pembangunan dan perbaikan infrastruktur pendukung, hingga program pemberdayaan petani untuk meningkatkan nilai tambah dan pendapatan masyarakat.

Menurut Bupati Karo, sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat Karo. Karena itu, dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar berbagai program yang telah dirancang dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani sekaligus menjaga stabilitas pangan nasional.

Selain sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten Karo juga mengusulkan revitalisasi Jalan Tongkoh (Simpang Pelawi) menuju Jaranguda sebagai bagian dari pengembangan sektor pariwisata daerah. Jalur tersebut merupakan salah satu akses penting menuju sejumlah destinasi wisata unggulan di kawasan dataran tinggi Karo.

Namun, keterbatasan infrastruktur dan kondisi jalan yang masih membutuhkan penataan menjadi tantangan dalam meningkatkan kenyamanan dan keamanan wisatawan. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Karo mengajukan usulan pinjam pakai lahan kawasan hutan guna mendukung revitalisasi jalur tersebut.

Bupati Karo Antonius Ginting didampingi Kepala Bappedalitbang Abel Tarigan serahkan oleh – oleh khas dari Kabupaten Karo kepada Menko Pangan Zulkifli Hasan.(ist)

Dengan peningkatan kualitas akses jalan, diharapkan mobilitas wisatawan menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman. Revitalisasi ini juga diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar melalui meningkatnya aktivitas sektor pariwisata serta berkembangnya usaha mikro dan ekonomi kreatif di kawasan wisata.

Agenda prioritas ketiga yang disampaikan dalam audiensi tersebut adalah usulan penyediaan lahan untuk pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah yang modern dan ramah lingkungan. Pemerintah Kabupaten Karo menilai persoalan pengelolaan sampah harus segera ditangani secara berkelanjutan seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dan pertumbuhan sektor pariwisata.

Melalui usulan pinjam pakai kawasan hutan yang diajukan, Pemerintah Kabupaten Karo berharap dapat memperoleh lokasi yang representatif untuk pembangunan TPA yang memenuhi standar pengelolaan lingkungan hidup. Keberadaan TPA yang memadai diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam penanganan sampah domestik sekaligus menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Karo.

Bupati Karo menegaskan, langkah jemput bola ke pemerintah pusat merupakan bentuk komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Karo dalam mengatasi berbagai keterbatasan anggaran daerah. Menurutnya, percepatan pembangunan hanya dapat terwujud melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

“Kabupaten Karo memiliki potensi pertanian dan pariwisata yang luar biasa. Melalui audiensi ini, kami berharap Kementerian Koordinator Bidang Pangan dapat memberikan dukungan terhadap proposal yang kami ajukan. Sinergi ini sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat sektor pariwisata, dan menghadirkan pengelolaan lingkungan yang lebih baik melalui pembangunan TPA yang layak,” ujar Bupati Karo.

Sementara itu, Menko Pangan RI, Zulkifli Hasan, menyambut baik kedatangan dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Karo dalam hal ini Bupati Karo memperjuangkan kebutuhan pembangunan daerah. Ia menyatakan bahwa seluruh usulan yang disampaikan akan dipelajari dan dikaji lebih lanjut bersama kementerian teknis terkait untuk memastikan tindak lanjut yang tepat sesuai ketentuan yang berlaku.

Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal yang semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Karo dan pemerintah pusat. Dengan dukungan berbagai pihak, program-program strategis yang diusulkan diharapkan dapat segera terealisasi guna memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan daya saing sektor pariwisata, serta mewujudkan pengelolaan lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan di Kabupaten Karo.(karodaily/nanang).

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.