Wednesday, 10 June 2026
kontak@karodaily.id
FokusJurnal Kabupaten

Kominfo Karo Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Pembangunan Daerah

KARODAILY.id
Kepala Dinas Kominfo Karo Hesti Maria Br Tarigan.(ist)

KARODAILY.id, Berastagi – Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karo selaku Walidata Daerah, Hesti Maria Br. Tarigan, S.H., M.H., secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) Gelombang II yang berlangsung di Hotel Sibayak Internasional Berastagi, Selasa (09/06/2026).

Kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari tahapan strategis dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Melalui pelatihan tersebut, para petugas sensus dibekali berbagai materi teknis dan metodologi pencacahan guna memastikan proses pengumpulan data ekonomi di lapangan dapat berjalan secara profesional, terstandar, dan menghasilkan data yang berkualitas.

Sebanyak 108 peserta mengikuti pelatihan Gelombang II ini. Mereka berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Karo dan nantinya akan bertugas melakukan pendataan terhadap berbagai aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah hingga usaha berskala besar yang tersebar di wilayah Kabupaten Karo.

Dalam sambutannya, Hesti Maria Br. Tarigan menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran yang sangat penting dalam menyediakan data dasar yang akurat dan terpercaya sebagai landasan pengambilan kebijakan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Menurutnya, kualitas data yang dihasilkan sangat bergantung pada kemampuan dan integritas para petugas sensus di lapangan. Oleh karena itu, pelatihan ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat pemahaman para petugas terkait prosedur dan mekanisme pencacahan yang akan dilakukan.

“Data hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi kompas dan fondasi utama bagi Pemerintah Kabupaten Karo dalam menyusun kebijakan ekonomi yang tepat sasaran, mendukung pelaku usaha, serta memetakan potensi daerah secara akurat,” ujar Hesti.

Ia menambahkan, data yang valid dan berkualitas tidak hanya bermanfaat bagi pemerintah dalam merumuskan program pembangunan, tetapi juga menjadi referensi penting bagi investor, akademisi, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam melihat perkembangan ekonomi suatu daerah.

Sebagai Walidata Daerah Kabupaten Karo, Hesti  juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti setiap sesi pelatihan dengan serius dan penuh tanggung jawab. Ia menekankan bahwa petugas sensus merupakan ujung tombak keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

“Setiap informasi yang dikumpulkan harus dicatat secara objektif, akurat, dan sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan. Integritas petugas menjadi kunci utama dalam menghasilkan data yang dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh peserta untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dan para pelaku usaha saat melakukan pendataan nantinya. Menurutnya, pendekatan yang humanis dan profesional akan membantu meningkatkan partisipasi masyarakat sehingga proses pencacahan dapat berjalan lebih efektif.

Sensus Ekonomi sendiri merupakan agenda nasional yang dilaksanakan secara berkala oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian Indonesia. Data yang dikumpulkan mencakup berbagai aspek, seperti struktur usaha, karakteristik pelaku usaha, distribusi kegiatan ekonomi, penggunaan tenaga kerja, hingga potensi pengembangan sektor-sektor ekonomi di daerah.

Melalui hasil sensus tersebut, pemerintah dapat mengetahui perkembangan dunia usaha dari waktu ke waktu, mengidentifikasi sektor-sektor unggulan yang berpotensi dikembangkan, serta menyusun berbagai kebijakan yang lebih tepat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 ini juga menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh petugas memahami penggunaan instrumen pendataan, tata cara wawancara, pengisian data, hingga langkah-langkah pengendalian kualitas data yang harus diterapkan selama proses pencacahan berlangsung.

Dengan pembekalan yang komprehensif tersebut, para peserta diharapkan mampu menjalankan tugasnya secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab sehingga data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi riil masyarakat Kabupaten Karo.

Turut hadir dalam kegiatan pembukaan tersebut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karo, Oliver Bobby Reynold Simarmata, S.ST., M.Si., jajaran pejabat dan perwakilan BPS Kabupaten Karo, para instruktur daerah, serta ratusan peserta pelatihan petugas sensus yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Karo.

Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Karo, BPS Kabupaten Karo, dan seluruh petugas sensus, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan dapat berjalan sukses serta menghasilkan data yang akurat, lengkap, dan berkualitas sebagai dasar perencanaan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Karo. (karodaily)

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.