
KARODAILY.id, Massachusetts – Babak perempat final Piala Dunia 2026 langsung dibuka dengan duel beraroma balas dendam. Raksasa Eropa, Prancis, akan berhadapan dengan juara Afrika Maroko pada Jumat (10/07/2026) pukul 03.00 WIB di Stadion Boston, Massachusetts. Pertandingan ini diprediksi menjadi salah satu laga paling panas dan paling dinanti di fase delapan besar.

Atmosfer pertandingan dipastikan memanas. Bagi Maroko, laga ini bukan sekadar perebutan tiket semifinal, tetapi juga kesempatan untuk membalas luka yang masih membekas sejak Piala Dunia 2022 di Qatar. Saat itu, perjalanan bersejarah Singa Atlas harus terhenti di babak semifinal setelah takluk 0-2 dari Les Bleus.
Empat tahun berselang, kedua tim kembali dipertemukan di panggung terbesar sepak bola dunia. Namun, pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi, menegaskan duel kali ini memiliki cerita yang berbeda.
“Setiap pertandingan berbeda, memiliki konteksnya sendiri, dan tidak akan sama seperti 2022,” ujar Ouahbi seperti dikutip Reuters.
Pelatih berusia 49 tahun itu menilai Maroko kini telah berkembang menjadi tim yang jauh lebih matang, baik secara mental maupun permainan. Di sisi lain, Prancis juga hadir dengan wajah baru yang semakin kuat sehingga laga dipastikan berlangsung ketat.
“Yang penting adalah sekarang kami memiliki tim yang berbeda. Kami juga akan menghadapi Prancis yang berbeda dari empat tahun lalu. Kedua tim bahkan punya kualitas lebih baik dan itu lumrah karena kami adalah dua federasi yang berbeda, dua negara yang bekerja sama dengan sangat baik,” katanya.
Meski banyak pihak menjagokan Prancis melaju ke semifinal, Ouahbi memastikan anak asuhnya tidak datang ke Amerika Utara hanya untuk menjadi pelengkap babak delapan besar.
“Prancis mungkin favorit, tetapi kami akan melakukan segala hal yang mungkin dilakukan untuk memenangkan laga. Berada di tahap ini bukanlah bonus. Bonus sebenarnya adalah menjuarai Piala Dunia,” tegasnya.
Kepercayaan diri Maroko memang bukan tanpa alasan. Singa Atlas tampil luar biasa sepanjang turnamen. Mereka sukses menyingkirkan Belanda di fase gugur sebelum mengalahkan Kanada dengan permainan meyakinkan di babak 16 besar.
Namun, Prancis juga datang dengan modal yang tak kalah impresif. Les Bleus tampil konsisten dengan menumbangkan Swedia sebelum menaklukkan Paraguay untuk memastikan satu tempat di perempat final. Pengalaman, kedalaman skuad, dan mental juara membuat tim asuhan Prancis tetap menjadi salah satu kandidat kuat peraih trofi Piala Dunia 2026.
Selain duel Prancis kontra Maroko, babak perempat final juga menghadirkan tiga pertandingan besar lainnya.
Spanyol akan ditantang Belgia dalam bentrokan dua kekuatan Eropa. Spanyol mengandalkan permainan cepat dengan dominasi penguasaan bola, sedangkan Belgia siap mengancam lewat efektivitas serangan dan pengalaman para pemain bintangnya.
Laga tak kalah menarik mempertemukan Norwegia melawan Inggris. Norwegia menjadi salah satu kejutan terbesar turnamen setelah secara mengejutkan menumbangkan Brasil di babak 16 besar. Sementara Inggris datang dengan rasa percaya diri tinggi usai menyingkirkan Meksiko dan bertekad mengakhiri puasa gelar juara dunia.
Perempat final kemudian ditutup dengan duel klasik antara Argentina menghadapi Swiss. Sang juara bertahan masih menunjukkan mental juara dan performa impresif sepanjang turnamen. Namun, Swiss dikenal sebagai tim yang disiplin, solid dalam bertahan, dan sangat berbahaya melalui serangan balik cepat.
Empat laga akbar tersebut akan menentukan empat negara yang berhak melangkah ke semifinal. Pemenang Prancis versus Maroko akan menghadapi pemenang Spanyol kontra Belgia, sementara pemenang Norwegia melawan Inggris akan berduel dengan pemenang Argentina versus Swiss untuk memperebutkan satu tiket menuju partai final.(karodaily/berbagai sumber)








